Rektor IBU: Wisuda dan Ijazah Wisudawan Legal

Kedungkandang, MC – IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan_red) Budi Utomo (IBU) Malang menggelar prosesi wisuda terhadap 86 mahasiswa S2 dan 2.139 mahasiswa S1 di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (12/9).

Menurut sang Rektor IBU, Nurcholis Sunuyeko, gelaran wisuda ini tidak ada kaitannya dengan status kampus saat ini yang sedang dalam permasalahan, dan semua legal, begitu juga ijazah para wisudawan. Menurut dia, alumni tidak perlu cemas dan khawatir dengan legalitas ijazahnya.

“IKIP Budi Utomo memang sejak Juli 2015 lalu ada masalah soal rasio dosen dan mahasiswa. Aturan dari Kemenristek Dikti, untuk program IPA 1:30 dan IPS 1:45. Empat bulan lalu rasio di IBU lebih dari itu, dan oleh sebab itulah kami tidak menerima mahasiswa baru tahun ini agar bisa memenuhi rasio itu. Saat ini mahasiswa yang aktif kuliahsebanyak 11 ribu dan dari 152 dosen, sekarang sudah terpenuhi 232 tenaga pengajar,” urai Nurcholis, Sabtu (12/9).

Pria berkacamata itu menambahkan jika tahun depan diprogramkan akan ada 10 persen tenaga pengajar yang akan menempuh pendidikan doktor, dan untuk saat ini ada dua guru besar. “Tahun 2016, IBU akan menerima mahasiswa baru lagi dan diperkirakan nantinya sudah memenuhi rasio dosen dan mahasiswa sesuai aturan. Jika suatu saat nanti terjadi sesuatu di luar dugaan, misalnya soal legalitas ijazah alumni, kami akan bertanggungjawab dan siap mengatakan jawabannya,” imbuh Nurcholis.

Sementara itu, prosesi wisuda berjalan lancer dan khidmat. Para wisudawan mengikuti semua prosesi dengan perasaan sukacita. Pihak rectorat juga memberikan penghargaan akademik dan non akademik kepada mahasiwa yang berprestasi.

Mengusung tema ‘Harmoni IKIP Budi Utomo’ ada persembahan khusus dari perwakilan mahasiswa berupa tarian dan lagu khusus.

Terpisah salah satu wisudawan terbaik ,Rizky Fitri Lestari mengaku sempat khawatir  sebelum ada penjelasan dari pihak rektorat. Terkait pemberitaan dinonaktifkannya  IBU, perempuan berjilbab mengakusempatterpukul, meski pada akhirnyadia bisa mendapat jawaban yang melegakan. “Saya berharap apa yang menimpa kampus segera berakhir dan mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan normal,” harapnya.

 

Hal senada juga disampaikan  salah satu wisudawan terbaik S2, Sunatila Janka Belov. Pria asal Uzbekistan itu mengaku tidak ada masalah dengan proses wisuda maupun ijazah yang ia terima. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua dosen dan rektor karena sudah membimbing saya dengan baik selama kuliah, dan saya sangat senang menjadi salah satu wisudawan terbaik,” ungkapnya.(say/yon)

 

Links


Mahasiswa

Dosen/Staff

Hubungi Kami

IKIP BUDI UTOMO Malang
Telp: [0341] 323214 - 326019
Fax: 335070
Email: info@budiutomo.ac.id