Bangga Jadi Wisudawan

MALANG POST - Wisuda ke-29 IKIP Budi Utomo yang akan diselenggarakan pada Sabtu (12/9/15) hari ini, dipastikan penuh keceriaan.  Antusiasme 2.219 calon wisudawan-wisudawati IBU, terlihat sangat besar. Dalam gadi bersih Wisuda yang dilaksanakan pada Jumat (11/9/15) ini terlihat calon wisudawan memenuhi berbagai sudut tribun GOR Ken Arok .
Antusiasme tersebut turut tercermin di wajah salah satu mahasiswa asing yang akan diwisuda. Sunatilla Jankabilov, mahasiswa S2 Olahraga asal Uzbekhistan ini mengungkapkan kebahagiaanya dapat segera lulus dan memasuki dunia kerja.
“Melanjutkan kuliah S2 di IKIP menurut saya merupakan pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Saya suka belajar di Indonesia, banyak sekali hal-hal yang dapat dipelajari. Mulai dari suku, bahasa, seni, sampai pulau-pulaunya sangat beragam,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela gladi bersih wisuda.
Saat ditanya mengenai rencana setelah lulus, ia menerangkan akan pulang kembali ke Uzbekhistan untuk membentuk tim sepak bola besutannya sendiri. Namun, keinginan untuk tetap berada di Indoensia masih sangat besar.
“Saya juga memiliki rencana untuk membuka usaha di Indonesia. Semacam investasi dalam bentuk bisnis. Karena latar belakang studi saya juga ekonomi, saya juga ingin menerapkannya dalam kehidupan nanti. Sepertinya, bisnis pariwisata sangat menjanjikan di Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor IBU Drs. H. Nurcholis Sunuyeko, M.Si mengungkapkan, wisuda yang ke-29 ini mengangkat tema NKRI dan Harmonisasi Nasional. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa yang nanti akan menjadi lulusan IBU tetap memperjuangkan idealisme negara dalam segala tindak laku kehidupan.
Pasalnya, ia melanjutkan, ditengah kondisi ekonomi Indonesia yang tidak stabil ini, semangat nasionalisme sangat dibutuhkan agar tidak jatuh dalam persaingan pasar global dan berakhir menjadi SDM yang kalah saing.
Lebih lanjut, Nurcholis menuturkan, IBU tidak akan menggelar wisuda sebanyak sekali seperti kampus-kampus lainnya. Hal ini dikarenakan, biaya yang akan dikeluarkan masyarakat dan mahasiswa akan jauh lebih berat jika wisuda didadakan sampai dua kali.
“Wisuda IBU, akan tetap dikonsepkan sebagai wisuda massal. Agar dalam sekali wisuda pembiayaan lebih efektif dan diminimalisir,” pungkas Nurcholis. (Mg 9/jon)


 

Links


Mahasiswa

Dosen/Staff

Hubungi Kami

IKIP BUDI UTOMO Malang
Telp: [0341] 323214 - 326019
Fax: 335070
Email: info@budiutomo.ac.id